30Sep 0

Mengapa Ibu Hamil Perlu Babymoon?

Seputar Kehamilan » Persalinan  •   FimelaFamily Editor
Apa sih babymoon dan seperti apa sih manfaatnya untuk ibu hamil? Ini jawabannya.

Dalam menyiapkan diri menjadi orangtua, kamu dan pasangan mungkin bisa mencoba babymoon. Istilah babymoon diperkenalkan oleh Sheila Kitzinger, seorang penulis buku-buku kehamilan dan kelahiran asal Inggris. Menurut Kitzinger, babymoon adalah honeymoon sebelum melahirkan Si Kecil. Jika honeymoon dilakukan setelah menikah maka babymoon dilakukan sebelum atau sesudah melahirkan. Di masa inilah kamu dan pasangan dapat menikmati ketenangan di tempat-tempat eksotis sebelum menjadi orangtua dan kekurangan waktu tidur demi mengurus bayimu.

Seperti yang diungkapkan oleh Rita (24), calon ibu yang tengah mengandung 24 minggu, dirinya sedang merencanakan babymoon bersama suami. Namun, hingga saat ini Rita belum tahu banyak tentang manfaat babymoon. "Saya hanya mendengar saran dari beberapa teman yang sudah menjadi ibu. Karena kalau sudah jadi ibu kita akan sulit beradaptasi dengan rutinitas baru. Nah, babymoon ini dibilang bisa membuat saya sebagai calon ibu lebih rileks saat mengurus bayi. Tapi apa benar ya?," tanya Rita.

Perlukah Babymoon?

Tentu babymoon bisa membawa dampak positif bagi calon ayah dan ibu. Kamu yang terbiasa tidur tepat waktu, tentu akan sedikit kaget saat memiliki bayi dan tidak bisa tidur karena bayimu bisa saja terbangun 2 jam sekali di tengah malam. Saat kamu dan pasangan melakukan babymoon, kamu harus bisa memaksimalkan waktu berdua, buatlah quality time yang tak terlupakan.

Tidak hanya sebelum melahirkan, babymoon juga dapat dilakukan setelah melahirkan. Babymoon setelah melahirkan dapat membantu kamu dan bayimu memiliki hubungan menyusui (breastfeeding relationship) yang kuat. Bayi yang banyak menerima skin to skin contact akan melalui proses menyusui dengan baik, memiliki temperatur, tekanan darah, dan detak jantung yang normal, juga jarang menangis.

Manfaat lain dari babymoon adalah membantumu sembuh setelah melahirkan. Babymoon membuatmu lebih rileks dalam menghadapi kelahiran dan mengurus Si Kecil, hal ini ternyata mengurangi pendarahan dan mempercepat proses penyembuhan pascamelahirkan.

Pilih Waktu yang Tepat

Biasanya babymoon pasca melahirkan dilakukan sebelum bayimu berusia 40 hari. Menurut American Congress of Obstetricians Gynecologist (ACOG), waktu terbaik untuk bepergian saat hamil adalah saat usia kandungan 14-28 minggu (trimester kedua). Di trimester kedua tersebut bisa dibilang adalah saat kondisi kandungan tidak begitu mengkhawatirkan. Menurut Holly S. Puritz, MD dari ACOG, kamu harus berhenti traveling saat usia kandunganmu menginjak 32 minggu. Di usia ini kamu sebaiknya tidak pergi terlalu jauh dari tempat kamu merencanakan untuk melahirkan. Jadi, bagaimana? Kamu tertarik ber-babymoon? Silakan lho!

Comments

Winda Siregar Rela Tak Tidur Agar...
04 Oktober 2016 10:00
Erwin dan Jana Parengkuan: Ajari...
03 Oktober 2016 10:00
Teges Prita Soraya: Suasana Masak...
30 September 2016 10:00
Perawatan Rambut Harus Sesuai...
17 September 2018 17:00
Sebagai Masyarakat Urban, Kita...
26 Agustus 2018 14:00