17Jul 0

Keseruan Nonton Bola Jangan Sampai Merusak Mata

Keluarga Selebriti  •   Monica Dian
Nonton bola bareng memang salah satu aktivitas seru yang menambah keakraban dengan keluarga Tapi hati-hati, terlalu lama menonton TV bisa menyebabkan mata kering!

Musim Piala Dunia terbukti mampu membangkitkan euforia di Indonesia. Masyarakat Indonesia yang memang gila bola pasti hanyut dalam gegap gempita Rusia 2018. Apalagi pertandingan-pertandingan Piala Dunia tahun ini bisa disaksikan gratis di layar televisi seperti edisi-edisi sebelumnya.

Dalam menonton pertandingan Piala Dunia melalui siaran langsung televisi, masyarakat Indonesia sangat menyukai momen nonton bareng (nobar). Apalagi kalau Nobarnya bersama keluarga. Animo masyarakat Indonesia terhadap momen besar FIFA World Cup™ dapat terlihat dari tingginya jumlah penonton siaran TV yang menayangkan pertandingan tersebut. Sebagai contoh, laporan Nielsen memaparkan bahwa pada laga Argentina vs Belgia di turnamen FIFA World Cup™ sebelumnya berhasil merebut 39% penonton TV yang aktif di jam tayang tersebut. Jumlah yang cukup tinggi mengingat jadwal pertandingan disiarkan pukul 02.00 dini hari. Padahal menonton TV dalam waktu yang cukup lama dapat menyebabkan gejala kekeringan pada mata.

Insto brand tetes mata keluaran Combiphar -- perusahaan lokal consumer healthcare terdepan di Indonesia hari ini menggelar acara nonton bersama malam final FIFA World Cup™ 2018 untuk +3.000 pencinta bola Yogyakarta. Acara ini merupakan puncak dari program Insto Buka Mata Nonton Bola yang telah diselenggarakan di dua kota sebelumnya yaitu Bekasi dan Surabaya.

Dalam program Buka Mata Nonton Bola ini, Insto mengedukasi para pecinta bola bahwa aktifitas menonton TV dapat menyebabkan gejala mata kering, untuk itu Insto hadir dengan salah satu produk unggulannya yaitu Insto Dry Eyes yang dapat mengatasi gejala kekeringan pada mata.

FIFA World Cup™ 2018 ini merupakan big momentum untuk meluncurkan Insto Buka Mata Nonton Bola karena pertandingan ini mengundang perhatian banyak orang, tidak hanya di Indonesia namun di berbagai negara. Tak jarang para pecinta bola mengorbankan jam tidur demi mendukung tim favorit mereka dalam pertandingan kelas dunia tersebut. Kurangnya jam istirahat karena menyaksikan pertandingan FIFA World Cup™ 2018 tak hanya menyebabkan rasa kantuk di esok hari namun juga dapat membuat mata kering karena terpapar layar TV atau gadget lebih lama dari biasanya. Kurangnya jam tidur malam juga bisa mengakibatkan kekeringan pada mata karena air mata tidak cukup untuk melumasi mata.

“Sebagai perusahaan consumer healthcare terkemuka, Combiphar senantiasa ingin mendorong kesadaran masyarakat untuk menjalani gaya hidup lebih sehat melalui upaya preventif. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan ‘Championing a Healthy Tomorrow’. Melalui program Insto Buka Mata Nonton Bola perusahaan secara aktif mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata. Combiphar memahami bahwa penggunaan TV & gadget di era digital seperti sekarang sulit dihindari karena masyarakat menggunakan smartphone, laptop, dan televisi tak hanya untuk bekerja atau belajar, tapi juga saat bersantai,” ujar Weitarsa Hendarto, Vice President Consumer Healthcare & Wellness and International Operations Combiphar.

Sebuah penelitian yang dibuat oleh Millward Brown mengungkap fakta, masyarakat Indonesia memiliki paparan tertinggi terhadap layar TV & gadget setiap harinya (9 jam per hari) , dan pada momen Piala Dunia, jumlah waktu ini bertambah hingga 2 jam, sehingga dapat meningkatkan potensi gejala mata kering dan dapat mengganggu kenyamanan penglihatan dalam jangka panjang.

  1.  menjelaskan, “Salah satu akibat dari menatap layar TV dan gadget terlalu lama adalah gejala mata kering yang terindikasi dari jumlah kedipan mata (visual attention rate) berkurang hingga setengahnya. Ditambah lagi, layar TV & gadget memancarkan sinar bergelombang tinggi atau dikenal sebagai blue light yang dapat mengurangi kualitas penglihatan mata secara jangka panjang”

Sebagai public figure dan penggemar sepak bola, Rizky Alatas turut berbagi pengalaman menonton FIFA World Cup®, “Bagi saya, tidak ada yang mengalahkan euphoria menonton FIFA World Cup™. Saya dan teman-teman beramai-ramai bahkan rela begadang agar bisa menyaksikan setiap babak FIFA World Cup™ dengan mata yang segar. Biasanya karena kurang tidur dan terlalu lama nonton, mata saya cenderung terasa sepet, perih, dan berpasir, penglihatan saya pun terganggu. Ternyata saya baru menyadari bahwa ketidaknyamanan tersebut merupakan gejala kekeringan pada mata. Saya mengapresiasi program edukasi Insto Buka Mata Nonton Bola, karena banyak pecinta bola yang belum menyadari bahwa mereka mengalami gejala mata kering, dan Insto Dry Eyes hadir sebagai solusi”   

  1.  memberikan tips agar menyaksikan malam final FIFA World Cup™ lebih nyaman;
  2.  20 menit sekali istirahatkan mata selama 20 detik dengan fokus penglihatan pada sebuah objek berjarak 20 kaki.
  3.  Teteskan obat tetes mata yang berfungsi untuk mengatasi kekeringan pada mata ketika mata mulai mengalami gejala mata kering
  4.  Rajin minum air putih agar tubuh juga tetap terhidrasi dari dalam, mengingat suasana ‘panas’ pertandingan final pasti membuat kita berkeringat

“Untuk mengatasi gejala mata kering, Insto Dry Eyes, yang berbahan aktif hypromellose 3 mg mampu mengembalikan kesegaran mata hanya dengan 1 – 2 tetes pada mata yang kering. Selain Insto Dry Eyes, Insto juga memiliki variant Insto Regular yang dapat mengatasi kemerahan dan rasa perih di mata yang disebabkan oleh iritasi ringan karena debu, asap, dan polusi. Kedepannya, Insto akan terus melakukan edukasi kepada para pecinta bola, ” tutup Weitarsa.

Comments

Winda Siregar Rela Tak Tidur Agar...
04 Oktober 2016 10:00
Erwin dan Jana Parengkuan: Ajari...
03 Oktober 2016 10:00
Teges Prita Soraya: Suasana Masak...
30 September 2016 10:00