15Mar 0

Komunikasi Virtual Semakin Menarik dengan Fitur AR Emoji

Dunia Ibu » Update  •   FimelaFamily Editor
Komunikasi lebih menarik bila bisa dilakukan dengan ekspresif. Menggunakan emoji bisa menambah mood suasana komunikasi kita.

Emoji memang menjadi salah satu cara komunikasi di era smartphone saat ini, selain foto dan video. Trend penggunaan emoji di kalangan generasi X dan Y, mendorong produsen smartphone menciptakan inovasi teknologi emoji. Bagaimana tidak ngetrend? Tanpa perlu mengetik kata-kata panjang, emoji telah mewakili ekspresi dan perasaan seseorang.

Menggabungkan teknologi Augmented Reality (AR) dan Emoji, fitur baru Samsung ini mampu mengubah mimik wajah pengguna smartphone Samsung Galaxy S9 dan Samsung Galaxy S9+ menjadi emoji animasi atau avatar dan GIF yang menyerupai atau bahkan identik dengan wajah pengguna.

Hal ini bisa dilakukan berkat algoritma berbasis data yang menganalisis citra dua dimensi pengguna dengan memetakan lebih dari 100 fitur wajah untuk menciptakan model tiga dimensi sesuai ekspresi pengguna seperti tersenyum, tertawa, marah, hingga bergaya imut.

Tokoh kartun besutan The Walt Disney, Mickey dan Minnie Mouse akhirnya hadir di Augemented Reality (AR) Emoji Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus. Ya, AR “kedua sejoli” ini mulai hadir di dua perangkat tersebut mulai Kamis (15/3/2018).

Menurut laporan Engadget, Disney menyatakan bahwa kehadiran Mickey dan Minnie barulah tahap awal. Artinya, pada tahun ini, Samsung bakal mendatangkan lagi sederet tokoh kartun lain Disney ke AR Emoji Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus.

Bahkan, berdasarkan informasi, Samsung tak cuma menghadirkan tokoh kartun Disney, tetapi juga The Incredibles dan Frozen. Analis berpendapat, keputusan Samsung mendaratkan “artis-artis” Disney sangatlah tepat.

Pasalnya, tokoh Mickey, Minnie, dan kawan-kawannya bisa menghapus kesan seram gambar yang selama ini terdapat di AR Amoji Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus.

Analis juga menilai, perkembangan AR Emoji Galaxy S9 dan S9+ bakal kian menjadi penantang serius bagi Animoji di iPhone X besutan Apple.

Sekadar informasi, ketika kali pertama diperkenalkan di Paris pada akhir Februari 2018, AR Emoji Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus sempat menuai cibiran. Publik menilai, fitur tersebut mencaplok Animoji iPhone X.

Cibiran ini dapat dimaklumi, karena secara prinsip, AR Emoji dan Animoji sama-sama memberikan “nyawa” untuk emoji. Akan tetapi, sebenarnya ada perbedaan signifikan antara produk Samsung dan Apple itu.

Pertama, kemampuan Animoji sebatas menggerakkan emoji standar secara tiga dimensi menggunakan fitur FaceID. Inovasi cemerlang dari Apple tersebut kemudian ditingkatkan oleh Samsung.

AR Emoji lebih menekankan kepada keunggulan personalisasi, di mana pengguna bisa membuat emoji dari wajah sendiri, disesuaikan dengan ekspresi serta menonjolkan karakter.

Perbedaan keduanya adalah fleksibilitas dalam mengirimkan emoji. Untuk Animoji, pengguna hanya bisa mengirim dan menyimpan hasilnya ke sesama pengguna sistem operasi iOS.

Sementara untuk AR Emoji, pengguna bisa mengirimkannya ke semua layanan chatting populer lintas sistem operasi

Comments

Winda Siregar Rela Tak Tidur Agar...
04 Oktober 2016 10:00
Erwin dan Jana Parengkuan: Ajari...
03 Oktober 2016 10:00
Teges Prita Soraya: Suasana Masak...
30 September 2016 10:00
Perawatan Rambut Harus Sesuai...
17 September 2018 17:00
Sebagai Masyarakat Urban, Kita...
26 Agustus 2018 14:00