27Jul 0

Cara Mudah Mempersiapkan Buah Hati dengan Kemampuan Berbahasa Inggris

Dunia Ibu  •   FimelaFamily Editor
Mempersiapkan buah hati dengan kemampuan berbahasa Inggris merupakan kewajiban mutlak apa bila mom ingin mereka mampu bersaing di era global. Cara belajar yang tepat mempengaruhi hasil belajar anak.

Tahukah mom bahwa kemampuan berbahasa asing merupakan salah satu syarat untuk dapat bersaing di era globalisasi. Untuk bersaing di era globalisasi, buah hati kita harus dipersiapkan dengan kemampuan berbahasa asing. Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, pola belajar pun perlahan-lahan mulai berubah, dari yang semula face to face, kini mulai beranjak ke e-learning.

Di Indonesia sendiri, tingkat kebutuhan pendidikan berbasis online atau e-Iearning semakin meningkat tiap tahun. Industri pendidikan online di Indonesia menempati urutan delapan di seluruh dunia berdasarkan jumlah permintaan market e-learning setiap tahunnya yaitu sebesar 25 persen lebih besar dari rata-rata di Asia Tenggara sebesar 17,3 persen.

Hal inilah yang menggugah Squline untuk menjalin kerjasama dengan Pusat Pengkajian Bahasa (PPB) Atma Jaya dalam hal pengembangan kurikulum Bahasa Inggris untuk dipadukan dengan metode belajar secara online. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan mutu dan sistem belajar guna memenuhi standar internasional.

Menurut CEO Squline, Tomy Yunus, pola pengajaran Bahasa Inggris di Indonesia yang berjalan saat ini, masih mengutamakan penguasaan tata bahasa daripada ketrampilan untuk berkomunikasi. Akibatnya materi belajar dirasa kurang relevan dengan kondisi atau kebutuhan Bahasa Inggris saat ini.

“Kerjasama PPB Atma Jaya dengan Squline berfokus pada pembuatan kurikulum yang up to date yang disesuaikan dengan relevansi kehidupan sehari-hari," ujar Tomy.

Selain itu, Squline menyediakan kurikulum dan materi belajar yang dievaluasi ataupun diperbaharui setiap enam bulan sekali. Materi belajar Bahasa Inggris pun akan diadopsi ke platform Learning Management System (LMS) milik Squline.

"Kami setuju bekerja sama dengan Squline untuk meluncurkan sebuah kurikulum Bahasa Inggris yang mudah diakses dan dipelajari oleh siswa-siswi di Tanah Air," ujar Kepala PPB Atma Jaya, Katharina Endriati Sukamto.

Squline merupakan platform yang menghubungkan siswa dengan guru profesional untuk belajar bahasa asing (Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, dan Bahasa Jepang) secara online. Dirintis sejak tahun 2013 Squline kini memiliki 3000 siswa yang tersebar di wilayah Jawa dan Bali.

Dari sisi harga, Squline sangat terjangkau yaitu hampir setengah dari harga pusat belajar bahasa asing. "Biaya kursus mulai dari Rp 500 ribu/bulan, satu minggu dua kali dan masing-masing selama 25 menit," kata Tomy. Selain belajar Bahasa Inggris untuk pemula, Squline juga menyediakan kelas belajar untuk anak-anak dan juga profesional muda yang ingin lebih fasih berbahasa Inggris.

Saat ini Squline memiliki 120 guru untuk 3 bahasa yaitu Inggris, Mandarin dan Jepang, dimana 80% masih bahasa inggris, sisanya untuk Bahasa Mandarin dan Jepang. "Tahun depan kami akan meluncurjan fitur baru, yaitu chatting with teacher," ujar Tomy.

Filed under
LIBURAN, LEGO

Comments

Winda Siregar Rela Tak Tidur Agar...
04 Oktober 2016 10:00
Erwin dan Jana Parengkuan: Ajari...
03 Oktober 2016 10:00
Teges Prita Soraya: Suasana Masak...
30 September 2016 10:00
Perawatan Rambut Harus Sesuai...
17 September 2018 17:00
Sebagai Masyarakat Urban, Kita...
26 Agustus 2018 14:00