18Okt 0

Wajib Tahu: Bahaya Virus Zika bagi Janin dan Ibu Hamil

Dunia Ibu » Health  •   Tiarani Saputri
Waspada akan bahaya virus Zika yang menyerang ibu hamil dan mengakibatkan kecacatan pada janin dalam kandungan.

Virus Zika ditularkan oleh nyamuk Aedes Aigypti yang selama ini kita kenal juga sebagai penyebar penyakit demam berdarah, yang masih banyak kita jumpai di Indonesia. Virus Zika ini pertama kali diisolasikan tahun 1948 dari monyet Hutan Zika, Uganda. Meski gejala yang ditimbulkan akibat virus Zika mirip sekali seperti terserang demam berdarah, pada dasarnya ada perbedaan yang mencolok ketika seseorang terkena gejala infeksi virus Zika. Virus Zika ini sendiri sudah menyebar di Jambi, Indonesia pada tahun 2015.

Apa gejala yang ditimbulkan oleh virus Zika?

Gejaja yang ditimbulkan hampir mirip dengan kasus infeksi flu biasa, jika ada seseorang terkena gigitan nyamuk yang mengandung virus Zika maka ia akan mengalami seperti demam ringan, sakit kepala, nyeri sendi, dan mata merah. Menurut Cynthia Moore, MD, Ph.D., dariCenters for Disease Control and Prevention (CDC), “Kami belum menemukan pada wanita hamil yang terjangkit penyakit ini dan akan beresiko mengalami gejala atau sakit yang lebih parah.

Infeksi virus Zika pada ibu hamil tetap menjadi perhatian khusus. Hal ini disebabkan karena ditemukan peningkatan kasus kelainan bawaan berupa mikrosefali (cacat pertumbuhan otak) yang terjadi pada bayi baru lahir dan ibu yang terinfeksi virus Zika pada saat hamil.

Ibu hamil yang positif terjangkit virus Zika harus segera melakukan pengecekan 2-12 minggu setelah mereka kembali ke negara asal. Jika mengalami beberapa gejala di atas pemeriksaan harus dilakukan sejak awal kehamilan, bahkan bayi dalam kandungan juga perlu di-USG. Cari tahu juga tips nyaman dalam proses persalinan agar kamu dan bayi tetap sehat di sini.

Bagaimana cara mengurangi resiko penyebaran virus Zika?

Meski terbilang virus yang telah ditemukan sejak lama, akan tetapi hingga sampai saat ini belum ada obat-obatan yang dapat menyembuhkan dengan total atau pengobatan yang ditujukan untuk dapat membunuh virus jenis ini. Jika keluarga atau suami anda baru saja mengunjungi daerah yang terjangkit virus Zika, CDC menyarankan agar berhati-hati saat melakukan hubungan suami istri. Gunakan pengaman  untuk mengurangi resiko penularan yang membahayakan kehamilan, lakukan hal ini selama selagi masa kehamilan.  Dan, untuk  ibu hamil sebaiknya tidak melakukan perjalanan ke Negara-negara yang terjangkit. Jika, tidak bisa dihindari, lakukan dengan memakai baju berlengan dan celana panjang. Hindari celana pendek.  Bawa semprotan anti nyamuk yang aman untuk ibu hamil.

Berikut adalah beberapa negara yang sudah terjangkit virus Zika:

Amerika, Barbados, Bolivia, Brazil, Cape Verde, Kolombia, Commonwealth of Territory Puerto Rico-US, Kosta Rika, Curacao, Dominika Republik, Ekuador, El Salvador, Guyana Prancis, Guadeloupe, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Jamaika, Martinique, Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Saint Martin, Samoa, Suriname, Tonga, US Virgin Islands, dan Venezuela.

Comments

Winda Siregar Rela Tak Tidur Agar...
04 Oktober 2016 10:00
Erwin dan Jana Parengkuan: Ajari...
03 Oktober 2016 10:00
Teges Prita Soraya: Suasana Masak...
30 September 2016 10:00
Hamil Besar Tak Hentikan Rosie...
11 April 2017 13:00
Dressing for Two: Hamil, Natalie...
01 Februari 2017 14:04
Cute Together: 9 Pasangan...
10 Januari 2017 12:00