08Mar 0

Air Putih, Kunci Penting Cegah Penyakit Ginjal

Dunia Ibu » Health  •   FimelaFamily Editor
Mulai sekarang, pastikan anggota keluarga kita rajin minum air putih. Karena kekurangan cairan bisa memicu penyakit ginjal. Inilah cara mudah menjaga kesehatan ginjal.

Komplikasi Penyakit Ginjal Kronik tidak hanya membutuhkan biaya perawatan mahal tetapi risiko kematian juga tinggi. Terapi untuk gagal ginjal kronik meliputi transplantasi ginjal, hemodialisis (HD) dan Continous ambulatory peritoneal dialysis (CAPD) atau sering disebut peritoneal dialisis saja. Dengan metode peritoneal dialisis atau cuci darah sendiri dalam perut, pasien melakukan cuci darah secara mandiri dan tidak perlu ke rumah sakit.

Kementrian Kesehatan (Kemenkes) melakukan kerjasama dengan Fresenius Medical Care (FMC), sebagai program CSR. Berupa edukasi ginjal pada anak sekolah, edukasi tatalaksana pada dokter dan perawat, dan edukasi mengenai peritoneal dialysis.

Data antara Januari 2014-Desember 2015 menunjukkan, jumlah pasien Penyakit Ginjal Tahap Akhir mencapai  lebih dari 5 juta (4.5 juta rawat jalan dan lebih dari 600.000 rawat inap. Total klaim biaya perawatan HD mencapai 7,6 triliun, sejak awal BPJS (2014) sampai 2016.

Dari kajian ekonomi kesehatan, ada isu yang disoroti terkait tingginya pasien gagal ginjal kronik yang menjalani dialisis, ke mana dana hemodialisa ini mengalir paling banyak, ke pemasok alat-alat dan cairan dialisis atau ke penyedia layanan dialisis (klinik dan rumah sakit)?  

Hasil beberapa kajian menunjukkan CAPD sebenarnya lebih cost efektif dibandingkan HD. Selain itu kualitas hidup pasien yang menjalani CAPD umumnya lebih baik, dan tidak membutuhkan klinik atau sarana khusus. Tetapi faktanya berbeda. Di Indonesia, baru 2% pasien gagal ginjal yang sudah menggunakan CAPD (data tahun 2016)

Data BPJS Januari-Desember 2016 menunjukkan baru 18.597 peserta CAPD dengan total biaya 98,7 miliar. Jauh dibandingkan pasien HD yang mencapai 3,1 juta orang dengan total biaya 3,1 triliun rupiah.  

Mengapa CAPD kurang disukai daripada HD? Untuk menjawabnya dapat dilihat dari fenomena terapi dialisis sejak BBJS dijalankan tahun 2014. Salah satu respon paling signifikan dari diberlakukannya BPJS adalah berkembangnya klinis HD di seluruh Indonesia. Dapat diduga praktek HD ini memang sangat menguntungkan bagi provider atau klinik/rumah sakit penyedia layanan HD.

Meski ditanggung BPJS, klaim untuk CAPD belum masuk INA-CBG seperti HD, tetapi dengan klaim terpisah. Maka jika ingin menaikkan coverage CAPD, tidak mungkin tanpa melakukan intervensi sistem insentif yaitu bagaimana supaya CAPD masuk ke skema pembayaran.

Jika sudah terkena penyakit ginjal kronik, penderita sudah nggak bisa disembuhkan lagi. Untuk tetap bertahan hidup, para penderita CDK harus rutin berobat dan menjalani terapi. Nggak tanggung-tanggung, untuk pilihan pengobatan dan terapi yang tersedia, biayanya sangat mahal, yaitu mencapai Rp50 juta sampai Rp150 juta per tahun. Belum lagi, kalau penderita memutuskan untuk menjalani transplantasi ginjal, mereka setidaknya harus menyiapkan uang sebesar Rp250 juta hingga Rp350 juta!

Lalu, apa yang harus dilakukan untuk tetap menjaga ginjal tetap sehat? Cara paling mudah adalah dengan rutin minum air putih sebanyak 2 hingga 3 liter setiap hari. Jika asupan air tinggi maka kekentalan darah seseorang akan menurun. Ini membantu kerja ginjal untuk menyaring racun dan zat sisa dalam darah, serta volume urin akan meningkat sehingga menurunkan risiko terkena penyakit batu saluran kemih.

Selain itu, jika kita memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit diabetes atau hipertensi maka lakukan check up kadar gula darah dan tekanan darah tinggi secara rutin. Lalu, setiap satu tahun sekali, lakukan tes carik celup atau creatinine clearance test (CCT) untuk memeriksa apakah ginjal kita dan keluarga dalam kondisi baik-baik saja.

Gaya hidup sehat juga wajib kita dan keluarga lakukan untuk menjaga ginjal tetap sehat, seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, menjaga berat badan, dan yang paling penting adalah nggak merokok dan minum minuman beralkohol. "Dan jangan lupa, minum air putih minimal delapan gelas sehari untuk kesehatan ginjal kita," tutup dr. Dharmeizar.

Comments

Winda Siregar Rela Tak Tidur Agar...
04 Oktober 2016 10:00
Erwin dan Jana Parengkuan: Ajari...
03 Oktober 2016 10:00
Teges Prita Soraya: Suasana Masak...
30 September 2016 10:00
Perawatan Rambut Harus Sesuai...
17 September 2018 17:00
Sebagai Masyarakat Urban, Kita...
26 Agustus 2018 14:00