27Agt 0

Cerita Seru para Ayah Hadapi Kehamilan Pertama Istri

Ayah » Peran  •   FimelaFamily Editor
Segala sesuatu yang pertama kali pasti menyimpan cerita unik tersendiri. Begitu pula dengan para suami yang pertama kali menghadapi kehamilan istri. Kita simak cerita seru mereka, yuk!

Menghadapi Keinginan “Aneh” Istri

Trimester pertama kehamilan, ibu identik dengan perubahan emosi. Hal ini cukup membuat para calon ayah baru menjadi kaget. “Awal-awal hamil, istri jadi sensitif sekali. Moody luar biasa. Apalagi, saya dan istri tinggal berjauhan karena pekerjaan. Jadinya, hanya bisa menenangkan dia lewat telepon saja. Uniknya, dia juga jadi suka melakukan kebiasaan saya yang tadinya sangat ia nggak suka. Saya itu suka mengendus-endus apapun, tadinya dia risih dengan kebiasaan itu. Tapi saat hamil, dia malah sering endus-endus apapun yang di dekatnya,” ujar Agus Magany (32) saat berbincang dengan Fimela Family.

Begitu pula yang dirasakan oleh Sigit Wisnu, suami dari Felicia Omega (25) saat menghadapi kehamilan pertama istri. “Sebagai suami, kita harus ekstra sabar. Ibu hamil biasanya jadi lebih sensitif dan moody. Tapi sebagai calon ayah, kita mesti siap dan dapat diandalkan apapun kondisinya, dan bikin dia senyaman mungkin. Terutama saat menuruti “perintah sakti” alias ngidam,” kelakarnya.

Berbicara tentang ngidam, para ayah ini punya cerita unik saat menuruti keingan “ajaib” Sang Istri.  “Bulan kedua kehamilan, istri saya mulai ngidam. Dia jadi suka segala makanan yang saya suka, yang tadinya dia nggak suka. Telur dadar, kerupuk, kecap, atau mi instan dengan nasi, dia jadi suka semua itu. Dulu dia nggak suka pepaya, sejak hamil jadi suka. Dia juga jadi suka mencari makanan kesukaannya waktu jaman dulu. Pernah suatu kali ia sangat ingin makan sushi, akhirnya istri saya datang ke Jakarta selama seminggu dan makan sushi setiap hari,” cerita Agus seraya tertawa.

Sigit juga merasakan hal yang sama uniknya dengan Agus. “Kita harus siaga karena kita nggak akan tahu kapan istri minta apa, kapan mintanya, dan di mana mencarinya. Bagian itu menurut saya sangat seru! Pernah waktu itu malam-malam dia terbangun dan bilang mau minuman botol dingin. Pas lihat jam, ternyata sudah pukul setengah tiga pagi. Dia nggak mau diganti minuman lain seperti es teh. Akhirnya, saya ke luar dan mencari toko 24 jam. Semenjak itu, saya langsung stok makanan dan minuman yang aneh-aneh untuk jaga-jaga kalau dia minta yang aneh-aneh. Tapi selama ini keinginannya masih manageable, sih. Seaneh-anehnya dia ngidam, saya masih bisa cari walaupun mungkin tempatnya jauh seperti waktu itu dia sempat ingin ketan susu,” papar Sigit dengan seru.

Comments

Winda Siregar Rela Tak Tidur Agar...
04 Oktober 2016 10:00
Erwin dan Jana Parengkuan: Ajari...
03 Oktober 2016 10:00
Teges Prita Soraya: Suasana Masak...
30 September 2016 10:00
Perawatan Rambut Harus Sesuai...
17 September 2018 17:00
Sebagai Masyarakat Urban, Kita...
26 Agustus 2018 14:00