24Feb 0

Belajar Buat Mie Sendiri Yuk

Anak » Stylish Corner  •   Patricia Wulandari
Mie adalah menu favorit kita semua. Permintaannya yang tinggi menjadikan bisnis mie bisa menghasilkan pundi-pundi uang untuk kita lho.

Fimelova tentu suka makan mie kan? Siapa sih yang bisa menolak kelezatan adonan kenyal gurih yang satu ini. Fimelova juga bisa lho buat mie sendiri di rumah, bahkan bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

Peluang bisnis produk olahan mie di Tanah Air masih sangat terbuka lebar bagi para calon pebisnis. Ini bisa dilihat dari konsumsi terigu untuk olahan mie yang sangat tinggi dan demandnya stabil. Direktur Sales and Marketing PT Bungasari Flour Mills Indonesia Budianto Wijay mengungkapkan permintaan tepung khusus olahan mie bisa mencapai tiga hingga empat ribu ton setiap bulan.

Munurutnya bisnis olahan mie sedang naik daun dan permintaannya masih akan terus berkembang. Siapapun bisa berhasil di bisnis ini bila memahami kunci dan celah pasarmya.

 "Setidaknya kami menemukan delapan cara jitu untuk mengembangkan bisnis produk olahan mie di Indonesia, yang kami simpulkan berdasarkan cerita-cerita unik dari para pelanggan kami," jelas Budi, ditemui di sela-sela "Noodle Market Festival 2018" di Lippo Mall Puri, Jakarta, Sabtu (24/2) petang.

 

 

1. Inovasi

Sajian olahan mie harus menghadirkan cita rasa berbeda yang mengundang rasa penasaran konsumen. Hal ini wajib dilakukan mengingat bisnis produk olahan mie sudah menjamur di Indonesia. Di sisi lain, keberadaan mie sudah menjadi makanan pokok kedua di negeri ini.

2. Delivery

Menggandeng Layanan pemesanan delivery online merupakan terbukti mampu mendongkrak penjualan olahan mie milik para pelanggan. Budianto menyatakan hingga kini, layanan pemesanan online sudah memiliki jutaan subscriber. Para pelaku bisnis tak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menyewa outlet atau ruko atau mengandalkan orang yang datang.

3. Nama Unik

Penggunaan nama yang unik yang diyakini dapat mencuri perhatian pasar, Nama unik ini harus mampu menggelitik pikiran konsumen sehingga mereka semakin tertarik menengok menu makanannya.

4. Rangkul Komunitas

Merangkul berbagai komunitas berguna dalam melakukan penetrasi pemasaran. Orang Indonesia biasanya sangat antusias melakukan aktivitas bersama dalam sebuah kelompok atau komunitas. Peluang ini sering kali dimanfaatkan dalam menawarkan atau menyebarkan informasi produk.

5. Media Sosial

Berbagai jejaring sosial seperti Facebook, Instagram, maupun Twitter, terbukti telah dijadikan ruang dalam pengembangan peluang usaha. Tak sedikit dari para pengusaha, baik yang ada di pelosok desa, UKM, bahkan `partai besar`, mempromosikan produk atau layanan mereka dengan menggunakan medsos.

6. Iklan

Iklan menjadi penting dalam mempromosikan produk. Berdasarkan catatan Bungasari, lanjut Budi, tampilan iklan yang unik mampu membuat orang berhenti untuk melihat iklan yang dihasilkan. Iklan pun kian menarik perhatian jika ditampilkan dengan sosok figur publik atau seleb, yang kerap disebut endorser. 

7. Endorser

Endorser diyakini mampu mengambil hati para pecinta produk olahan mie. Budi menemukan fakta di medsos sudah banyak pelanggan kami yang melakukan hal ini, Produsen menjual atau mempromosikan produk dengan label nama sang endorser.

8. Bahan Baku Berkualitas

Great food comes from great ingredients. Dalam bisnis produk olahan mie wajib hukumnya” untuk selalu menggunakan bahan-bahan baku terbaik yang mana hal ini sangat memengaruhi hasil akhir produk olahan yang dihasilkan. Untuk itu Bungasari telah menghadirkan rangkaian produk Hikari, di antaranya Hikari Kuning yang merupakan tepung terigu terbaik untuk menghasilkan produk olahan mie lezat di Indonesia.

 

Comments

Winda Siregar Rela Tak Tidur Agar...
04 Oktober 2016 10:00
Erwin dan Jana Parengkuan: Ajari...
03 Oktober 2016 10:00
Teges Prita Soraya: Suasana Masak...
30 September 2016 10:00